News $ Event
Bali IT Academy Ucapkan Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan & Kuningan
Saturday, 15 November 2025
IT
43
Bali kembali dipenuhi suasana sakral dan penuh kedamaian seiring perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada bulan November tahun ini. Dua hari suci ini menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk merayakan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).
Makna Hari Raya Galungan
Galungan menandai turunnya para leluhur ke bumi untuk diberi penghormatan oleh keluarga. Umat Hindu mempersiapkan berbagai sarana upacara seperti penjor, canang, banten, dan melakukan persembahyangan di rumah maupun pura. Penjor yang berderet di pinggir jalan menjadi simbol kemakmuran dan rasa syukur.
Kuningan: Penutup Rangkaian Hari Suci
Sepuluh hari setelah Galungan, umat Hindu merayakan Kuningan. Pada hari ini, para leluhur dipercaya kembali ke alamnya. Upacara khusus dilakukan untuk menghaturkan rasa terima kasih serta memohon keselamatan dan kesejahteraan.
Perayaan di Tengah Aktivitas Masyarakat Modern
Meskipun masyarakat semakin aktif di berbagai sektor, semangat merayakan Galungan dan Kuningan tetap terjaga. Banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk berkumpul, mempererat hubungan, dan melestarikan tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Perayaan Galungan dan Kuningan tidak hanya menjadi identitas budaya Bali, tetapi juga simbol keharmonisan spiritual yang terus hidup di tengah perkembangan zaman. Selamat merayakan Galungan & Kuningan bagi seluruh umat Hindu. Semoga kedamaian dan keberkahan selalu menyertai.